Pelaku Industri Kreatif Kukar Terbantu dengan Kehadiran Workshop Animasi
Madi pelaku industri kreatif di Kukar./pic:tanty
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR
: Komunitas pelaku industri kreatif di Kutai Kartanegara
(Kukar) menyampaikan apresiasi sekaligus merasa terbantu, dengan kehadiran Workshop Animasi
yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kukar beberapa waktu
lalu.
Workshop ini dinilai
menjadi angin segar bagi penggiat seni visual dan senematrografi di Kukar,
khususnya para komunitas maupun individu yang bergelut pada bidang Videografer,
content creator, dan Film Maker yang selama ini belum pernah tersentuh
pelatihan serupa.
Saat diwawancarai Poskotakaltimnews
salah satu perwakilan komunitas kreatif, Madi (33), yang juga aktif di dunia
perfilman, mengatakan bahwa workshop maupun pelatihan yang digelar Dispar Kukar
terhadap bidang industri kreatif, merupakan langkah positif yang sangat
dinantikan oleh para pelaku seni.
“Untuk kegiatan itu
pertama kalinya ada workshop animasi di Kukar. Selama ini kami hanya
mendapatkan pelatihan seputar film dan videografi. Jadi ketika ada program ini,
kami benar-benar excited dan menyambutnya dengan semangat,” ujar Madi
saat dikonfirmasi Rabu (04/06/2025).
Menurutnya, kegiatan
ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga membuka peluang kolaborasi
antar anggota komunitas yang selama ini telah saling terhubung lintas bidang.
“Komunitas kami itu
berjejaring. Meskipun saya bergerak di film, tapi anggota komunitas mencakup
videografer, content creator, dan lainnya. Orang-orangnya sama, hanya bidangnya
berbeda. Jadi kehadiran pelatihan seperti ini memperkuat kreatif yang sudah
terbentuk dari akar komunitas,” jelasnya.
Madi juga
mengungkapkan pentingnya keberlanjutan program workshop yang digelar
Dispar Kukar, termasuk peluang sertifikasi dan tindak lanjut pembinaan dari Pemerintah
Daerah.
Ia berharap inisiatif
pelatihan baik workshop dan lainnya dapat berkembang menjadi kemitraan
jangka panjang antara komunitas kreatif dan Dinas Pariwisata Kukar.
“Harapannya,
pelatihan ini bisa melahirkan bibit-bibit baru pelaku kreatif dan menjadi awal
dari kemitraan yang berkesinambungan. Kalau ada sertifikasi dan kelanjutan
program sesuai arahan dari Dispar Kukar, kami siap untuk berlanjut,” terang
Madi
Sebagai pelaku
industri kreatif, Madi yakin kolaborasi dan dukungan Pemerintah Daerah serta
kolaborasi antar para pelaku industri kreatif Kukar, mampu membangkitkan
potensi lokal untuk terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih
luas.
Sementara itu Kabid
Pengembangan SDM Dinas Pariwisata Kukar, Antoni Kusbiantoro, mengatakan, workshop
animasi yang telah digelar Dispar Kukar merupakan inovasi OPDnya dalam mendorong
kualitas SDM yang berkompeten.
“Kami menyadari bahwa
potensi industri kreatif di Kukar sangat besar, terutama dari
komunitas-komunitas yang selama ini aktif secara mandiri,” kata Antoni.
“Oleh karena itu,
kehadiran workshop animasi yang kami gelar beberapa waktu lalu merupakan bagian
dari upaya strategis Dinas Pariwisata Kukar untuk mendukung pengembangan
kapasitas SDM di sektor ekonomi kreatif,” tambahnya.
Menurut Antoni,
workshop animasi juga bentuk dukungan nyata pemerintah dalam memberikan ruang
belajar dan penguatan keterampilan teknis bagi para pelaku kreatif, khususnya
di bidang yang selama ini belum banyak tersentuh, seperti animasi.
“Tidak hanya workshop
animasi tapi dari pelatihan bidang lainnya yang kami gelar, kami ingin
memberikan pengalaman baru yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, “
tutur Antoni.
Dirinya juga menilai
Animasi adalah bidang yang terus berkembang dan punya potensi besar, tidak
hanya untuk industri hiburan tapi juga promosi pariwisata dan edukasi.
Antoni juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendorong keberlanjutan program dengan membuka akses sertifikasi dan pelatihan lanjutan, serta membangun jejaring antar pelaku industri kreatif dan pemerintah daerah.
“Kami berharap baik
dari workshop, pelatihan-pelatihan, bisa melahirkan talenta-talenta baru di
Kukar. Sekaligus menjadi pintu masuk untuk kemitraan yang berkelanjutan antara
komunitas dan pemerintah. Kita ingin ekosistem kreatif di Kukar tidak hanya aktif,
tapi juga tumbuh dan berdaya saing,” tutup Antoni. (Adv/Tan)